kairo mulai kondusif

Kairo, Sabtu (5/2/2011) petang waktu setempat, mulai kondusif keadaannya. Kendati demikian, tank-tank tempur masih bersiaga dan memblokade sejumlah jalan menuju Lapangan Tahrir. Warga dan kendaraan tampak lalu-lalang dengan santai layaknya suasana normal pada akhir pekan di pusat kota Kairo itu, tempat konsentrasi aksi unjuk rasa pro-demokrasi, sebagaimana warta Antara dari lokasi.

Lazimnya, libur akhir pekan di Mesir berlangsung pada Jumat dan Sabtu. Sejumlah toko dan warung kopi di sekitar Bundaran Tahrir, seperti di Jalan Talat Harb, Jalan Jalaa, dan Bab El-louk, sudah buka serta melayani pembeli. “Hari ini mulai buka setelah lebih dari sepekan tutup,” kata seorang penerima tamu Restoran Felfela di Jalan Talat Harb.

Toko Buku Darus Shorouq di dekat Restoran Felefela juga sudah dibuka. “Ini yang saya cari sejak datang ke Mesir 10 hari lalu,” kata seorang wartawan asing sambil memegang sebuah buku wisata di Mesir yang baru saja ia beli di Darus Shouruq.

Suasana di Bundaran Tahrir pun telah mencair. Setiap orang yang masuk ke sana tidak diperiksa lagi identitas mereka seperti sebelumnya.Sebenarnya suasana kondusif itu mulai terlihat seusai sembahyang Jumat (4/2/2011) di Lapangan Tahrir.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat sudah leluasa menunjukkan batang hidung di Tahrir, yang dikuasai penuh oleh massa pro-demokrasi sejak unjuk rasa Jumat (28/1/2011).

Pemberlakuan jam malam juga telah diperpendek sejak Jumat menjadi pukul 19.00-06.00 dari sebelumnya pukul 15.00-08.00 waktu setempat. Beberapa pengusaha minimarket tradisional yang tak pernah menutup toko mengaku tidak kekurangan pasokan bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya. “Semua pasokan bahan pokok di sini lancar, tak pernah terganggu unjuk rasa,” kata Shareen, penjaga minimarket di Pasar Rab’ah, Distrik Madinat Nasser.

Suasana kondusif ini berkat janji Perdana Menteri Mesir Ahmed Shafiq bahwa pihaknya akan menghentikan unjuk rasa pro-pemerintah, yang diduga dikerahkan oleh Partai Nasional Demokrat (NDP) yang berkuasa. Baku hantam sengit antara pengunjuk rasa pro-demokrasi dan pro-status quo terjadi pada Rabu (2/2/2011) hingga Jumat dini hari, yang mengakibatkan sedikitnya 13 orang tewas dan ratusan orang cedera.Di sisi lain, pihak oposisi dan pemerintah mulai berdialog untuk memecahkan prahara politik di negeri warisan Ratu Cleopatra itu.

~ by imammukyidin15 on February 5, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: